LOADING...
Ia ditinggalkan di altar ketika mempelai pria berlari ke arah saudara perempuannya yang "rapuh". Dalam semalam, Selena menjadi tokoh antagonis dalam keluarga—disalahkan, dimanfaatkan, dan didorong hingga mencapai titik kehancuran. Di saat-saat tergelapnya, hanya psikolog Gideon yang melihat kebenaran. "Perhatikan baik-baik," katanya padanya. "Siapa yang sebenarnya sakit?" Bersama-sama, mereka mengungkap tipu daya kejam saudara perempuannya dan membebaskan Selena dari kebohongan. Sekarang, dengan Gideon di sisinya, ia membangun kehidupan baru bersama orang-orang yang benar-benar mencintainya.